Water Clarifier Sistem

Water clarifier sistem biasanya digunakan untuk menghilangkan partikulat padat atau padatan tersuspensi.  Pada prinsipnya partikel padat tersebut, diendapkan pada bagian dasar dengan menggunakan bahan kimia flokulasi.  Sehingga hanya lapisan air bersih saja yang akan ada di permukaan air.

 

Clarifier sistem sesungguhnya adalah “tangki pengendapan”,  yang kontruksinya bisa menggunakan Beton, Besi dan Fiber Glass.

Penggunaan Bahan Besi (mild steel) paling mudah dilaksanakan, pertimbangannya adalah bisa dilakukan pekerjaan di Wokshop (fasilitas assembly) atau langsung di lapangan proyek.

water clarifier sistem 01
Water Clarifier Sistem Plat Baja Kapasitas 25 M3/Jam
water clarifier sistem 02
Water Clarifier Sistem Plat Baja Kapasitas 20 M3/Jam

Bahan Kimia Untuk Water Clarifier Sistem

Disamping kontruksi tangki water clarifier sistem, dibutuhkan juga supplai bahan kimia untuk terjadinya endapan flokulasi dan koagulasi.  Bahan kimia yang digunakan umumnya Alum Sulfat, Polymer, pH ataupun bisa menggunakan tawas.

Agar fungsi bahan kimia sangat baik, suatu keharusan sistem ini dilengkapi dengan flokulator dan koagulator.  Dimana komponennya terdiri tangki kimia dan mixer.

WATER CLARIFIER SISTEM FIBER GLASS (FRP)

Water clarifier sistem Fiber Glass (FRP) adalah pemilihan material dari Fiber Glass.  Pemilihan material konstruksi dengan FRP karena dibutuhkan berat yang lebih ringan.  Hal lainnya juga pertimbangannya adalah mudahnya di bentuk saat perakitannya di “site” lapangan.

Pertimbangan lainnya adalah karena digunakan untuk sumber air yang korosif, misalnya air payau atau air laut.  Atau bisa juga cairan limbah yang lebih asam.

Pada umumnya penggunaan material FRP hanya digunakan kapasitas yang lebih kecil, misalnya 1 – 10 M3/Jam.

water clarifier sistem fiber glass (FRP)
Water Clarifier Sistem Fibre Glass (FRP) Kapasitas 6 M3/Jam

Pretreatment Sistem

Selain fungsi utama untuk mendapat air bersih dari sumber air sungai, maupun untuk pengolah air limbah.  Fungsi clarifier adalah sebagai Pre-treatment  Reverse Osmosis.

Pretreatment untuk reverse osmosis ini digunakan, apabila adanya tingkat kekeruhan pada air baku. Atau juga ada kondisi atau situasi yang fluktuatif, seperti air baku yang dari beberapa sumber air.

Pada fungsi sebagai pre-treatment reverse osmosis, tentunya penggunaan bahan kimia akan sedikit berbeda.  Namun ada hal yang lain, ketika pre-treatment digunakan untuk reverse osmosis air laut.  Hal yang berbeda adalah, kontruksi dari clarifier harus anti karat/korofi.  Untuk itu permukaan material baja harus dilapisi FRP atau Rubber.